pendidikan di dunia otomotif saat ini sudah banyak di ajarkan di
berbagai lembaga-lembaga atau yayasan serta pusat kursus sekalipun.
Otomotif dipandang sebagai salah teknologi yang mendongkrak kaum baik
anak-anak, remaja, dewasa, maupun orang tua sebagai kebutuhan yang di
anggap sebagai kebutuhan pokok.
Otomotif khususnya sebagai alat transportasi merupakan penunjang sarana
dan prasarana yang diperlukan dalam melakukan kegiatan. Alat
transportasi tersebut dikategorikan sebagai contoh salah satu bidang
otomotif.
Otomotif baik yang menggunakan sistem pembakaran dalam maupun sistem
pembakaran luar tentunya ada kendala-kendala yang bisa disebabkan karena
umur pemakaian, pemakaian tanpa memperhatikan cara penggunaan dan lain
sebagainya.
Oleh sebab itulah rasa keingintahuan individu di bidang otomotif sangat
besar. Bagaimana mereka memecahkan masalah-masalah yang mereka temui
dalam kehidupan sehari-hari. Rasa penasaran mungkin lebih tepat
dikatakan sebagai pemicu untuk menggebrak dunia otomotif.
Sejauh ini banyak yang menjadikan otomotif sebagai skill individu, hobby bahkan penghasilan.
Pandangan kedepan mengenai otomotif mempunyai prospek yang bagus. Oleh
sebab itulah harus diimbangi dengan pendidikan otomotif yang baik pula,
baik dari segi lembaga pendidikan, pusat kursus, yayasan pendidikan,
maupun tenaga pendidiknya.
Harapannya adalah agar generasi berikutnya terus mengembangkan teknologi
yang sudah ada dan terus menciptakan penemuan-penemuan baru.
Sejarah Klub Chelsea,
walau sudah berusia tua, namun baru beberapa tahun ini saja Chelsea
mulai dikenal. Chelsea berbasis di Barat Laut London, tepatnya di
Fulham. Sehingga, saudara terdekat mereka adalah klub yang memakai nama
daerah itu yakni Fulham FC.
Sejarah Chelsea bermula ketika tahun 1904, seorang pengusaha sukses London bernama; Gus Mears, membeli stadion atletik Stamford Bridge.
Mears yang gila bola berencana mengubah stadion atletik tersebut
menjadi total stadion sepakbola. Tentu rencana itu mudah bagi Gus Mears
yang merupakan salah satu orang kaya di Inggris.
Perubahan selesai pada 1905 dan disulap betulan
menjadi stadion sepakbola total. Gus Mears menawarkan stadion itu ke
klub lokal, yakni Fulham namun pihak Fulham menolaknya dengan anggapan
stadion tersebut masih baru sehingga perlu diuji coba apakah layak atau
tidak untuk dipakai. Gus Mears tersinggung dan memutuskan membuat klub
sepakbola sendiri pada tanggal 10 Maret 1905. Beberapa nama
dipertimbangkan seperti Kensington FC, Stamford Bridge FC, Chelsea FC dan London FC. Akhirnya, setelah berbagai masukan dan saran diputuskan nama klub sepakbola baru ini adalah Chelsea FC, berdasarkan distrik paling dekat dengan stadion Stamford Bridge.

Chelsea
meraih sukses perdananya pada tahun 1955. Mereka menjuarai Liga Inggris
pada tahun tersebut. Mereka baru meraihnya lagi 50 tahun kemudian
ketika tahun 2005 di bawah asuhan Jose Mourinho. Chelsea menjadi klub
kelima di Liga Inggris yang berhasil menjuarai Liga Inggris dua tahun
berurutan, tapi karena gagal membawa Chelsea meraih Liga Champions
Eropa, Jose Mourinho dipecat. Chelsea baru meraih Liga Champions Eropa
tahun 2012 saat ditangani caretaker asal Italia; Roberto Di Matteo.
Stadion Chelsea dari pertama kali didirikan sampai sekarang, tahun 2013, masih hanya satu; The one and only Stamford Bridge Stadium.
Suporter Chelsea sangat bangga akan hal ini, mereka mengejek Arsenal
yang harus membuat stadion baru sampai-sampai Arsenal harus menjual para
pemain bintangnya untuk mendanai pembangunan Emirates Stadium. Stadion Stamford Bridge pada awalnya berkapasitas mencapai 100.000 kursi.
Stamford Bridge didisain oleh arsitek yang sama yang
membuat Ibrox kandang Glasgow Rangers, Celtic Park kandang Glasgow
Celtic dan Hampden Park kandang Tim Nasional Skotlandia yakni, arsitek
Archibald Leitch. Kebanyakan klub sepakbola didirikan terlebih dahulu
baru mencari stadion untuk bermain namun Chelsea didirikan agar ada yang
bermain di Stadion Stamford Bridge. Karena berbagai alasan keamanan
kapasitas stadion terus dikurangi hingga sekarang hanya menjadi 42.000
kursi.
Cara Ternak Ayam Bangkok
Mengawinkan induk bukanlah pekerjaan yang sulit, terutama bagi peternak yang sudah berpengalaman. Hal yang sulit adalah mencari bakal Pejantan dan Indukan yang berkualitas tinggi. Mengawinkan induk bisa dilakukan di kandang umbaran atau dengan sistem kawin tembak (doddogan). Caranya induk betina dipegangi, lalu induk jantan akan mengawini si betina. Cara ini terkenal paling efektif dan cepat menghasilkan keturunan. Induk jantan yang baik biasanya tidak terlalu sulit dikawinkan dengan cara dogdogan. Jika induk jantan tidak mau mengawini induk betina dengan cara dogdogan, sebaiknya induk jantan dan induk betina dikawinkan di dalam kandang umbaran.
Satu ekor pejantan bisa mengawini 3-4 induk betina. Perkawinan juga bisa dilakukan secara inseminasi buatan, tetapi cara ini jarang dilakukan karena cara perkawinan alamiah terhitung cukup gampang dilakukan dan tidak perlu mengeluarkan biaya khusus untuk membeli peralatan inseminasi.
Induk yang telah dikawinkan akan bertelur seminggu setelah dikawinkan. Induk betina ayam bangkok bertelur terbatas, tidak lebih dari 20 butir setiap periodenya. Hal ini berbeda dengan ayam kampung yang bisa bertelur sampai 40 butir untuk setiap periode. Telur-telur tersebut bisa dierami oleh induknya atau ditetaskan di dalam mesin tetas. Untuk usaha skala kecil, penetasan bisa dilakukan oleh induknya, tetapi untuk usaha berskala besar, terutama peternakan yang menjual anakan (DOC), penetasan dengan mesin tetas dapat mempercepat kapasitas produksinya.
0px;">
Anak ayam menetas setelah dierami oleh induknya selama 21 hari atau sama dengan penetasan menggunakan mesin tetas. Anak ayam yang baru menetas bisa ditempatkan dikandang postal setelah berumur dua hari. Kandang postal anak ayam dilengkapi dengan pemanas yang berfungsi sebagai induk buatan. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam mengawinkan ayam bangkok adalah tidak mengawinkan saudara sekandung (berinduk sama). Namun perkawinan antara induk (F1) dan anak (F2) masih diperkenankan. Begitu juga dengan perkawinan antara induk (F1) dan cucu (F3).
Langganan:
Komentar (Atom)


